Tuesday, March 29, 2011

KIDSMILING DAN SEGMENTASINYA

NAMA                   : SEKAR AYUNING MAWARNI
NO.REG                 : 1445096062
JURUSAN               : MP NR 09
JENIS USAHA         : TEMPAT PENITIPAN ANAK (TPA)
NAMA USAHA       : KIDSMILING

          Kidsmiling bukanlah sekedar tempat penitipan anak. Di tempat ini anak akan bermain, istirahat, dan belajar bersama. Fungsi dari Tempat Penitipan Anak ini untuk membantu para ibu pekerja yang tak sempat memantau anaknya di rumah. Dari pada ibu menyewa pembantu untuk mengurus anaknya tetapi ibu khawatir memikirkan anaknya, melalui TPA inilah para ibu bisa bekerja dengan tenang di kantor. TPA kidsmiling ini akan didirikan dimana banyak perkantoran disekitarnya.
          Fasilitas yang akan disediakan di kidsmiling ini adalah ruangan bermain dan belajar yang cukup luas, kamar tidur yang bersih, perpustakaan dan lain-lain. Disini, pendamping tidak hanya mengasuh, tetapi juga mengajak untuk belajar, memandikan, mengganti baju, memberi makan dan membantu anak untuk ke toilet. Orang tua yang menitipkan anaknya disini, harus membawa pakaian untuk kebutuhan satu hari dua/tiga baju, susu dan botol, dan perlengkapan untuk mandi. Ada tiga kelompok di TPA kidsmiling ini. Kelompok pertama usia 1 tahun - 2,5 tahun. Kelompok kedua 2,5 tahun - 3,5 tahun. Dan kelompok terakhir usia 3,5 tahun - 5 tahun.
          Kegiatan di tempat ini dimulai dari pukul 07.30. Saat itu anak-anak sudah diantarkan orang tua. Setelah sampai, anak-anak akan ditemani oleh para pendampingnya. Semua pendamping/pengasuh di kidsmiling merupakan perempuan yang sudah terlatih. Kegiatan pertama yang dilakukan di kidsmiling pada pagi hari ialah mengajak anak-anak makan bersama. Menu yang dihidangkan untuk makan pagi, berbeda setiap harinya. Sehingga anak-anak tidak bosan. Setelah selesai makan, anak-anak dibawa bermain keruangan terbuka untuk bermain sesuka hatinya,seperti bermain bola, olahraga dan lain lain.
          Selesai anak bermain pagi, anak-anak akan diajak ke kelas Bahasa Inggris. Selama satu jam mereka akan dijarkan oleh guru yang telah mahir di bidang tersebut. Setelah selesai belajar Bahasa Inggris, kegiatan selanjutnya adalah makan siang. Selesai makan siang, mereka membersihkan diri dan ganti baju untuk tidur siang. Baju kotor yang mereka tadi pakai, dimasukkan kedalam tas yang mereka bawa. Sore harinya, anak-anak dibebaskan untuk bermain sesukahatinya sambil menunggu orang tuanya menjemput.
          Untuk orang tua yang berniat menitipkan anaknya di kidsmiling, orang tua dikenakan biaya Rp 700.000 per bulan. Namun sebelumnya orang tua harus membayar Rp 500.000. Tempat Penitipan Anak ini, buka dari hari Senin - Jumat dari pukul 07.30 - 16.30. Bila orang tua telat menjemput anaknya di luar jam yang ditentukan, orang tua akan dikenakan denda sebesar Rp 1000 untuk keterlambatan 30 menit pertama dan Rp 2000 untuk 30 menit berikutnya.
           Anak-anak yang dititipkan di kidsmiling ini akan menjadi anak yang kreatif, cerdas, mandiri serta mampu tumbuh kembang sesuai usianya. Karena disini, anak dapat menggali potensi dirinya melalui pengalaman belajar dan bermain.



Karakteristik segmentasi KIDSMILING

1.     Segmentasi geografis :
©      Nation (Bangsa)
KIDSMILING sementara ini hanya dibangun dan dikembangkan di dalam negeri saja.
©      Region (wilayah)
KIDSMILING akan dibangun di daerah kota. Terutama di daerah kota yang banyak perkantoran disekitarnya. Karena tujuan dibuatnya KIDSMILING untuk membantu para ibu pekerja.

2.    Segmentasi demografis :
©      Usia
Karena di TPA KIDSMILING ini dibagi dalam 3 kelompok usia yang kami terima di kelompok pertama usia 1 tahun - 2,5 tahun. Kelompok kedua 2,5 tahun - 3,5 tahun. Dan kelompok terakhir usia 3,5 tahun - 5 tahun.
©      Gender
          KIDSMILING menerima jenis kelamin male dan female.
©      Target positioning
Untuk ibu pekerja yang tidak sempat mengurus anaknya di rumah.
©      Religi
Dalam TPA ini, KIDSMILING menerima semua background agama. Disini KIDSMILING akan mengajarkan agama sesuai kepercayaannya.
©      Pendapatan
Tempat Penitipan Anak KIDSMILING ini ditujukan untuk kalangan menengah keatas. Karena orang tua yang berniat menitipkan anaknya di KIDSMILING, orang tua dikenakan biaya Rp 700.000 per bulan. Namun sebelumnya orang tua harus membayar Rp 500.000.

3.  Segmentasi psikografis :
©      Life style
Karena zaman yang menuntut anak-anak agar berkembang dengan baik, orangtua akan lebih memilih anaknya di titipkan di TPA yang dimana anak akan diajarkan dan diurus dengan baik. Dibandingkan diasuh oleh pembantu di rumah yang dimana orangtua tidak tahu apa saja yang dilakukan pembantunya kepada anaknya.

4.    Segmentasi behaviour :
©      Anak-anak yang dititipkan di kidsmiling ini akan menjadi anak yang kreatif, cerdas, mandiri serta mampu tumbuh kembang sesuai usianya. Karena disini, anak dapat menggali potensi dirinya melalui pengalaman belajar dan bermain.

Monday, March 28, 2011

SEGMENTASI DAN TARGETING PASAR JASA

          Seperti kita tahu, pasar merupakan tempat bertemunya pembeli potensial dengan pembeli produk atau jasa. Pada dasarnya, pasar itu mempunyai 3 prinsip dalam penjualannya. Yang pertama, ada mass marketing yaitu suatu penjualan yang dilakukan secara besar dan harganya tidak terlalu mahal. Misalnya saja di Pekan Raya Jakarta, di tempat ini banyak penjual dan banyak pembelinya. Contoh lain seperti produk Coca cola. Produk ini dapat di beli dimanapun dan siapapun juga bisa membeli produk ini. Kedua ada variatif product marketing. Suatu penjualan produk yang bervariasi/ terdapat suatu tampilan tambahan dari produk tersebut. Seprti style nya, ukuran, ataupun kualitasnya. Dan yang ketiga ada target marketing. Yaitu kepada siapa kita kan menjual produk tersebut. Disinilah kita penting mempelajari segmen.

          Segmentasi pasar dilakukan untuk membagi/mengelompokan pasar untuk membedakan kebutuhan, karakteristik, dan perilakunya. Dalam melakukan segmentasi pasar, dibutuhkan beberapa tahap. Yaitu mengidentifikasi dasar untuk melakukan segmentasi dan mengembangkan profil dari segmentasinya. Pertama ada segmentasi geografis yang membagi pasar sesuai : nation, yaitu kita lihat konsumennya ingin didalam negeri saja/luar negeri juga. State (negara), membuat suatu produk dengan melihat aturan-aturan yang terdapat di suatu negara. Region (wilayah), kita harus melihat kewilayah mana kita akan mengirim produk tersebut. Karena semakin sulit transportasi menuju ke daerah tersebut, semakin mahal juga biayanya. Yang terakhir ada city (kota).

          Kedua, segmentasi demografis yang membedakan pasar sesuai : usia, kita harus bisa mengklasifikasikan kelompok usianya. Gender (jenis kelamin),  contohnya dulu celana jeans laki-laki dan perempuan sama. Tetapi sekarang berbeda. Family size, dimana suatu produsen memilih suatu produk dengan banyaknya anggotakeluarga. Misalnya seperti dalam membeli mobil. Suatu keluarga yang mempunyai anggota keluarga yang benyak lebih memilih inova dari pada jazz . Income (pendapatan), dilihat dari berapa jumlah gajinya. Ocupation ( pekerjaan), dilihat jabatannya apa. Pendidikan, seperti ingin membuat SMP lihat dulu lingkungannya. Yang terakhir ada RAS.

          Ketiga segmentasi psikografis membagi pasar sesuai : Kelas sosial ( kelas menengah, kelas rendah, kelas pekerja). Lifestyle (gaya hidup). Personality (kepribadian). Keempat ada segmentasi behaviour (tingkah laku) pada segmen ini konsumen membeli suatu produk secara terus-menerus. Biasanya, konsumen itu melihat dari : manfaatnya, konsumen melihat kualitas produk tersebut. Service (layanan), kenyamanan suatu konsumen terhadap suatu produk. Status pengguna, apakah dia pembeli langsung/ pembeli potensial. Sering tidaknya digunakan, loyalitas terhadap suatu produk, kesiapan konsumennya, sikap terhadap suatu produk, hostyle, programmed, relationship buyer, dan transaction buyers.

SEKAR AYUNING MAWARNI
1445096062
MP NR O9

Tuesday, March 22, 2011

Bisnis dan Usaha


NAMA                            : Sekar Ayuning Mawarni (1445096062)
JURUSAN                        : MP NR 2009
JENIS USAHA                   : Menjual baju dan aksesoris
NAMA USAHA                 : fashionfam boutiqe




          Alasan saya mengapa ingin membuat butik karena kecintaan saya terhadap fashion. Saya senang memix and matchkan baju. Dan saya suka sekali melihat style artis-artis hollywood seperti alexa chung,mary kate dan ashley olsen yang menurut saya mereka fashionable dengan gaya mereka yang menjadi dirinya sendiri. Mereka memakai baju yang masih sewajarnya dan juga jarang sekali memakai baju yang “ekstrim” seperti artis-artis hollywood yang lain. Marykate dan Ashley sangat menginspirasi banyak wanita dalam berbusana termasuk saya. Mary Kate and Ashley memanfaatkan kecintaanya dan hobi nya di bidang fashion dengan membuat butik yang dimana semua barangnya mereka yang mendesain sendiri.
          Dengan latar belakang keluarga saya yang memiliki kreatifitas jugalah yang mendukung saya untuk membuat butik ini. Sudah banyak baju, dan kalung hasil buatan sendiri. Dan banyak juga teman dan saudara-saudara  yang memberikan saran untuk membuat butik. Dengan memanfaatkan kehlian-keahlian yang dimiliki oleh keluarga saya tanpa perlu mengeluarkan banyak modal, saya dapat membuat usaha ini.
          Walaupun saya tahu, bahwa sekarang usaha seperti itu sudah bukan hal yang biasa lagi dan sudah banyak sekali butik-butik yang tersebar diseluruh dunia. Tapi tidak bisa dipungkiri, bahwa hampir seluruh wanita di seluruh belahan dunia haus akan fashion. Apa baju dan sepatu yang sedang ngetrend sekarang, mereka harus memilikinya. Dan apabila mereka melihat baju atau aksesoris yang menarik, mereka tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk membelinya walupun dengan harga yang mahal sekalipun. Sampai-sampai mereka keluar negeri hanya untuk membeli baju saja. Oleh karena itulah yang membuat semangat saya untuk membuka sebuah butik.
          Butik yang akan saya buat nanti, masih sama seperti butik lain yang menjual baju dan aksesoris. Tapi, kelebihan dari butik yang akan saya buat nanti adalah mereka bisa memesan baju sesuai keinginannya. Mereka tinggal membawa design baju seperti apa yang mereka inginkan. Butik kami juga bisa membuatkan design baju sesuai keinginan customer. Tetapi tidak dengan model dan bahan yang aneh-aneh. Karena butik kami baru butik pemula. Dengan harga yang terjangkau pula, mereka bisa membeli baju dan aksesoris di butik yang akan saya buat nanti. Karena, banyak orang berfikir, kalau ingin gaya itu harus mahal. Sebenarnya, kalau kita pintar menyiasatinya hal itu salah besar. Di butik yang akan saya buat nanti, hal ini tidak akan terjadi lagi. Semua bisa gaya dengan harga yang terjangkau tergantung desain dan bahan yang diinginkan oleh customer.
          Untuk mempromosikan usaha ini, saya akan menggunakan strategi dengan memakai baju ataupun aksesoris yang saya buat sendiri. Apabila mereka tertarik dengan barang yang saya pakai, saya akan menawarkan apakah mereka ingin membeli atau memesan barang yang saya pakai tersebut. Saya juga akan membuka website untuk mempromosikan barang-barang yang dijual di butik.

Sunday, March 20, 2011

Lingkungan Organisasi Pendidikan

Pada saat melakukan pemasaran hal yang perlu kita perhatikan adalah lingkungan pemasarannya. Yaitu dimana perilaku dan kekuatan-kekuatan diluar pemasaran yang berdampak pada kemampuan mengelola pemasaran untuk mengembangkannya dan menjaga transaksi dengan pelanggan bisa berlangsung dengan lancar. Lingkungan pemasaran sendiri itu terbagi menjadi dua, ada lingkungan internal dan lingkungan eksternal.
Didalam lingkungan internal terdiri dari 5 komponen. Yang pertama ada manusia, manusia yang dimaksud disini ialah manusia yang harus memiliki kompetensi. Yaitu yang mampu melakukan dan melaksanakan tugas-tugas yang diberikan. Setelah seseorang memiliki kompeten, ditempatkanlah dia pada pekerjaan yang sesuai dengan kompetensinya tersebut. Seperti prinsip “the right man in the right place” agar dia dapat bekerja secara optimal dibidangnya tersebut. Selanjutnya, dilakukanlah promotion (promosi). Kenapa di suatu pekerjaan harus dilakukan sebuah promosi, karena promosi dapat memberikan motivasi lebih terhadap seseorang dalam bekerja.
kedua, yaitu adanya kebijakan. Kebijakan menggambarkan visi misi apa yang akan dicapai dan aturan-aturan apa yang akan digunakan. Aturan itu sendiri berkaitan dengan apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak harus dilakukan agar target dapat tercapai. Contohnya itu seperti membuat sebuah sekolah. Apabila seseorang ingin mendirikan sebuah sekolah dengan murid yang banyak, berarti dia harus membuat banyak kelas untuk murid-muridnya tersebut.
Ketiga ada leadership. Seorang pemimpin mempunyai gaya/karakteristik yang berbeda-beda untuk mengatur sebuah organisasinya. Ada pemimpin yang bersifat sentralistik, dimana semua yang mengatur dan mengambil keputusan pemimpin, pekerja hanya menuruti saja perintah pimpinannya. Pemimpin yang bersifat moderat dimana keputusan diambil sesuai keputusan bersama. Bawahan diberikan kebebasan dalam berorganisasi. Pemimpin yang lepas tangan, yaitu semua pekerjaan diberikan kepada bawahannya. Selain itu ada pemimpin yang bersifat orientasi tugas. Dimana pimpinan memberikan keputusan, apabila ada seorang pekerjanya tidak mempu melakukan tugasnya dengan benar, lebih baik keluar saja. Yang terakhir ada pemimpin yang bersifat people oriented. Dimana seorang pemimpin selalu menghargai pekerjaan pegawainya. Hal itu dimaksudkan agar bawahannya betah bekerja di perusahaannya. Dalam kepemimpinan fungsi manajemen sangat diperlukan. Yaitu, monitoring, evaluasi, dan supervisi. Monitoring dilakukan agar seorang pimpinan mengetahui sebuah pekerjaan berjalan dengan baik atau tidak, dan untuk meyakinkan para pekerjanya bahwa selama ini apa yang telah dilakukan dilihat oleh pimpinannya. Setelah memonitoring, seorang pimpinan harus mengevalusi apakah pekerjaan yang dilakukan sudah sesuaikah dengan target yang direncanakan. Dan tidak lupa juga seorang pimpinan harus melakukan supervisi untuk upaya memperbaiki bawahannya.
Keempat, reward system. Yaitu  seorang pemimpin memberikan suatu penghargaan terhadap pegawainya sebagai tanda terima kasih setelah apa yang telah dilakukannya selama ini terhadap perusahaannya. Penghargaannya sendiri bisa berupa materi ataupun non material. Penghargaan material berupa gaji/ tunjangan-tunjangan. Dan penghargaan non material bisa berupa pujian.
Yang terakhir dari lingkungan internal adanya culture. Culture merupakan nilai-nilai yang digunakan dalam sebuah organisasi. Nilai itu sendiri bisa tergambar pada fisik suatu perusahaan. Mungkin dari warna catnya, jendelanya,dll.
Setelah kita membahas mengenai lingkungan internal, sekarang kita akan bahas mengenai lingkungan eksternal. Lingkungan eksternal yaitu lingkungan yang dapat mempengaruhi suatu organisasi diluar dari lingkungan organisasi tersebut. Lingkungan eksternal itu sendiri terdiri dari demografi yang berkaitan dengan banyak sedikitnya kepadatan orangnya, lokasi, tempat tinggal, usia, gander, ras dan pekerjaannya. Selanjutnya ada economic/daya beli, lingkungan alam, teknologi, lingkungan politik dan terakhir ada lingkungan budaya.

Saturday, March 19, 2011

DAMN ! I LOVE BARCA

Barcelona adalah tim bola favorit gw. ya.. gw suka bgt ama barca . sebenernya gw si baru baru aja jadi pecinta bola.. awal cerita gara" piala dunia kmarin. ga gw doang yg kena football fever(maksa) gara"piala dunia kmarin k2 kk gw jg. lucu juga si cewe"tapi demen bola. hahaha. gw ama kk"gw setia mendukung spanyol dari awal sampe akhir. walaupun banyak ramalan"yg ga jelas ttg pemenang piala dunia, tp gw ama kk"gw tetep ga ngaruh dgn apapun beritanya.ya walaupun agak give up sedikit si. hhe tapi jenjenjreng ga sia"dukungan kita ama spanyol. kebukti spanyol menang piala dunia ! WAAA SENENG BGT GW. walaupun kita cuma nonton dari rumah, tapi kyknya pas spanyol menang, kita ngerasain bgt fill kebahagiaan pemainnya(lebay). pernah sempet kecewa juga si. pas baru pertama tanding, spanyol udah kalah. behh, itu gw ama kk"gw setresnya minta ampun. tidur ga bisa, makan ga enak.. hahahhaa terlalu mendramatisir. tapi badai pasti berlalu ! nah itu cerita awal kenapa gw suka bola.

setelah piala dunia berakhir, gw ama kk"gw, jadi kecanduan nonton bola. rasanya pengen nonton bola setiap hari. kalo yg kyk gni nama penyakitnya apa ya.. mmm?? ga penting juga si !hahahaha. blablabla, akhirnya kita nonton bola kalo barca atau ga madrid lg tanding. soalnya kn pemain spanyol kebanyakan d kedua klub itu. terus keputusan dalam hati di buat, gw memutuskan untuk mendukung barca sepenuh hati, kk gw yg k2 mendukung madrid walaupun sebenernya dia sukanya ama tores.hhai. ini dia yang paling ga jelas. kk gw yg pertama ngedukung barca, tapi dy sukanya ama ozil. ga punya pendirian bgt dah tu org.. hahahaha. wlaupun sukanya ama ozil, tapi sebagian besar hatinya dy mendukung barca ko. bagus dh, jd gw kalo begadang ntn bola ada temennya. hahahah :)

abis itu, gatau rasanya gw langsung cinta mati ama barca. ama cowo aja gw ga pernah rasain begini.. tapi ama barca cepet bgt cinta matinya. hhei. alasan knapa gw cinta bgt ama barca, menurut gw barca mainnya bagus, pemainnya ga gampang emosian, taktiknya cantik bgt. itu si menurut gw, kalo yg lain ga sependapat, ya boten nopo nopo. gw kn newbi d dunia perbolaan. hha. sebenernya si banyak yg bikin gw suka ama barca. yg paling penting kenapa gw suka ya gara"bek nya itu tu............. COMMING SOON !




Monday, March 7, 2011

Memahami Konsep Dasar Jasa

Marketing itu terdiri dari 3 komponen yaitu produsen, konsumen, dan barang atau jasa yang dilakukan untuk transaksi. Jasa itu memiliki arti sebagai suatu aktivitas atau serangkaian kegiatan dimana terjadi interaksi dengan manusia atau mesin yang disediakan untuk memuaskan pelanggan. Contohnya itu seperti ATM, sekarang nasabah bank lebih mudah bertransaksi karena adanya ATM. Dimanapun nasabah ingin membutuhkan uang ataupun ingin mentrasfer uang, mereka tinggal mencari ATM terdekat tanpa harus ke bank terlebih dahulu. Contoh yang lainnya itu seperti pelayanan jalan tol. Saat ini, membayar tol bisa menggunakan e-toll card. Penyedia jasa layanan tol membuat e-toll card bermaksud untuk memudahkan para pelanggan dalam membayar tol. Tetapi, tidak semua pengguna jalan tol memakai e-toll card karena mereka tidak setiap hari menggunakan jalan tol. Jasa itu bersifat abstrak karena jasa bisa dirasakan setelah selesai atau ketika dipakai. Oleh karena itu, jasa harus didukung oleh tambahan-tambahan yang bisa membantu jasa itu sendiri. Tambahan-tambahannya itu sendiri bisa dari segi fisik, kelengkapan, segi orang, brand ambassadornya, ataupun image nya.

          Aktivitas jasa itu ialah interaksi manusia atau mesin untuk membangun kepuasan konsumen. Tetapi,  didalam jasa pendidikan tidak hanya mementingkan  kepuasaan saja. Harus ada nilai (value) didalamnya. Kualitas jasa pendidikan itu sendiri sangat dipengaruhi oleh interaksi antara produsen dan konsumennya. Misalnya itu seperti kegiatan kuliah. Apabila ada dosen yang yang ingin mengajar di kelas, tetapi tidak ada mahasiswa satupun didalam kelas, berarti tidak ada jasa pendidikan yang ingin diberikan dosen kepada mahasiswanya. Begitu sebaliknya apabila banyak mahasiswa di kelas tetapi tidak ada dosen yang mengajarnya di kelas. Jasa itu tidak bisa disimpan dan jasa harus dibeli dulu baru diproduksi. Contohnya seperti bayar kuliah.

          Ada 5 faktor kunci agar jasa berkembang. Yang pertama itu, memperbaharui jasa yang kita tawarkan (renewing). Sebuah jasa tidak akan berkembang bila tidak diperbaharui mengikuti kebutuhan konsumen. Cara yang dilakukan untuk mengetahui kebutuhan apa saja yang dibutuhkan konsumen itu melalui survei. Dari hasil survei yang paling besar diklarifikasi lagi agar mengetahui kebutuhan apa yang benar-benar dibutuhkan oleh konsumen. Contoh dari memperbahurui jasa sendiri itu, bisa kita liat pada bank. Dulu, bank hanya tempat untuk menabung saja. Sekarang, bank tidak hanya tempat untuk menabung, tetapi banyak fasilitas-fasilitas yang bisa memudahkan konsumennya. Adalagi seperti costumer servise. Seseorang bisa menanyakan keluhannya terdapat jasa tersebut melalui telephon. Kedua, lokalisasi titik pelayanan ( localizing service system point ). Membuat lokasi dimana banyak konsumen di tempat tersebut. Contohnya seperti ATM, restoran cepat saji, alfamart, indomart,dll. Ketiga, leverage contract. Dimana ada kesepakatan agar konsumen yakin akan mendapat apa atau menjelaskan keuntungannya. Contohnya, member card matahari. Dengan member card  tersebut konsumen diberikan keuntungan seperti diskon. Karena banyak diskon-diskon yang ditawarkan tersebut, akhirnya konsumen merasa ingin kembali/berbelanja di tempat tersebut lagi. Keempat, memanfaatkan kekuatan informasi ( power of information ). Mempromosikan suatu jasa yang kita miliki melalui fb, web, brosur, space di majalah, dll. Kelima, nilai strategis ( strategic value ). Nilai strategi apa yang bisa meyakinkan konsumen agar berkata “ya”.