Wednesday, May 18, 2011

MANAJEMEN PEMASARAN JASA DAN PENDIDIKAN

PLACE

            Place bisa dilakukan secara lansung, intermediatery, hybird, telemarketing, MLM, dan E commarce. Kalu secara langsung, produsen langsung menjual kepada konsumen. Toko, outlet, dan sewa dimiliki sendiri oleh produsen. Intermediatery itu contohnya seperti agen atau supermarket, tokonya milik pihak ketiga dengan konsep bagi hasil. Hybird (campuran) dia menjual lewat toko juga, dan memiliki outlet sendiri juga. Telemarketing itu contohnya seperti bank, kartu kredit, asuransi dan agen pulsa. MLM itu biasanya ditawarkan dari orang ke orang. E commarce itu melalui website. Kenapa memilih saluran distribusi sendiri, karena untuk efisiensi biaya, agar bisa fokus pada produksi, kualitas, SDM, dan pergudangan.


MARKETING PROMOTION DAN COMMUNICATION

            Marketing promotion dan communication dilakukan karena orang perlu diberitahukan tentang produk kita. Cara yang pertama dengan advertasing. Yaitu informasi dan konsumen tidak langsung bertemu. Bentuk promosi barang atau jasa yang disampaikan melalui media indor atau outdor, cetak, audio, dan audio visual. Personal selling, yaitu promosi dan penjualan yang dilakukan oleh sales. Sales promotion, yaitu penjualan yang dilakukan perusahaan kepada konsumen dengan memberi bonus atau potongan harga dalam jangka waktu tertentu. Yang terakhir public relation, yaitu proses membangun hubungan baik antara perusahaan atau sekolah dengan masyarakat atau konsumen untuk membangun citra positif perusahaan dimata masyarakat. Public relation bisa digunakan juga untuk mengatasi masalah-masalah negatif yang mungkin muncul dari masyarakat atau melakukan kegiatan-kegiatan tertentu atau event.

Tuesday, May 17, 2011

MANAJEMEN PEMASARAN JASA DAN PENDIDIKAN

PRICE

            Price merupakan sejumlah uang yang ditukarkan untuk memperoleh barang atau jasa. Price juga merupakan sejumlah nilai yang digunakan untukmemperoleh manfaat dari pemilikan atau penggunaan jasa. Yang mempengaruhi price itu sendiri ada 2 faktor. Yang pertama ada internal factor dan eksternal factor.

            Internal factor  itu terdiri dari 4 aspek. Yang pertama cost. Cost itu untuk menghitung harga pokok, berapa biaya yang dekeluarkan untuk memproduksi barang. Kalau di sekolah itu RAPBS. Kedua, marketing mix strategi. Yaitu melakukan penjualan dengan barang yang sama, tetapi dijual ditoko yang berbeda dan dilihat dari beberapa aspek. Ketiga itu ada merketing objektif. Didalam marketing objektif itu, tidak peduli untung dan ruginya. Dan yang terakhir pertimbangan – pertimbangan organisasi. Pertimbangan organisasi itu berkaitan dengan SDM ( Sumber Daya Manusia ), produk / kemasan / outlet, dan coverage (jangkauan) barang.

            Selanjutnya eksternal factor. Eksternal factor terdiri dari 4 aspek. Pertama ada market. Market itu terdiri dari pure competition, monopoli, dan oligarki ( gabungan dari beberapa perusahaan yang menyepakati harganya ). Kedua, demand (kekuatan permintaan ). Apabila demand naik sales tetap price naik, tetapi apabila demand turun sales tetap price turun. Ketiga competitor (pesaing). Keempat ada other eksternal factor. Terdiri dari politik, sosial, hukum, ekonomi, dan geografi. Politik itu contohnya seperti pada saat pilkada, harga spanduk, baju, dll itu naik. Sosial itu contohnya pada saat kerusuhan sara. Hukum itu contohnya seperti makanan yang halal, barcode, dll.

            Untuk menentukan harga itu terdiri dari 3 cara. Pertama cost based pricing dilihat dari barang dan tempatnya, kedua value based pricing harga ditentukan oleh konsumennya, dan ketiga ada competion based pricing harga dilihat dari kompetitornya. Selanjutnya price adjusment strategi. Dalam adjusment strategi ada discount and allowance ( tukar tambah), segmented pricing (sekmen, kelompok), psychological pricing (reference pricing), promotional price (kegiatan promosi), geografic price (harga berbeda tergantung lokasi), yang terakhir international price.