Tuesday, December 20, 2011

REPORTASE 9 MANAJEMEN DIKLAT


Jakarta, Senin 12 Desember 2011, di gedung daksinapati Fakultas Ilmu Pendidikan di ruang 306 perkuliahan Manajemen Diklat dimulai pukul 08.30 WIB yang dipimpin oleh Dr. Amril Muhammad, SE, M.Pd. sama seperti pertemuan sebelumnya, beliau memeriksa lagi tugas - tugas yang telah kami buat. tetapi, pada pertemuan kali ini, beliau lebih menekankan mengoreksi anggaran biaya dan paket fullboard yang telah dibuat. dan seperti biasa, masih banyak saja tugas yang salah. karena beliau memiliki kesibukan, sehingga hanya beberapa tugas yang dikoreksi. untuk tugas anggaran yang belum dikoreksi, beliau meminta waktu tambahan untuk memeriksanya. dan tanggal 15 Desember 2011 lah waktu yang telah disepakati

REPORTASE 7 MANAJEMEN DIKLAT

Jakarta, Senin 14 November 2011, di gedung daksinapati Fakultas Ilmu Pendidikan di ruang 306 perkuliahan Manajemen Diklat dimulai pukul 09.00 WIB yang dipimpin oleh Dr. Amril Muhammad, SE, M.Pd. Pada hari itu beliau mengoreksi tiga tugas kami yaitu struktur organisasi, silabus dan jadwal pelatihan. setelah selesai mengoreksi tugas kami, beliau memberikan kesempatan kepada kami untuk memperbaiki lagi tugas kami. selanjutnya, beliau membahas mengenai akomodasi  penginapan untuk tugas pelatihan kami. seperti biasa, beliau memberikan tugas lagi untuk mencari hotel atau tempat penginapan dengan paket fullboard meeting. tugas tersebut dikumpulkan pada perkuliahan selanjutnya.

REPORTASE 8 MANAJEMEN DIKLAT

Jakarta, Senin 21 November 2011, di gedung daksinapati Fakultas Ilmu Pendidikan di ruang 306 perkuliahan Manajemen Diklat dimulai pukul 08.00 WIB yang dipimpin oleh Dr. Amril Muhammad, SE, M.Pd. pada pertemuan kali ini, lagi - lagi beliau mengoreksi tugas - tugas kami. dan ternyata benar, masih saja banyak tugas yang salah. termasuk tugas saya hhe. setelah mengoreksi semua tugas kami satu persatu secara detail, beliau menjelaskan kepada kami bagaimana cara membuat anggaran pada suatu pelatihan. beliau menjelaskan secara detail cara membuat anggaran tersebut. lagi, lagi dan lagi seperti biasa, beliau memberikan kami tugas untuk membuat anggaran sesuai pelatihan yang telah kita buat. tugas tersembut dikumpulkan tanggal 5 Desember 2011 beserta tugas - tugas kami sebelumnya.

REPORTASE 5 MANAJEMEN DIKLAT

Jakarta, Senin 31 Oktober 2011 bertempat di Fakultas Ilmu Pendidikan di ruang 306. Perkuliahan dimulai pukul 08.00 WIB yang dipimpin oleh Dr. Amril Muhammad, SE, M.Pd. Hari itu Pak Amril mengoreksi tugas struktur kurikulum kami. Beliau mengkoreksi satu persatu tugas kami. Tidak hanya mengoreksi, beliau juga memberi tahu dimana kesalahannya dan bagaimana harus memperbaikinya. Revisi tugas dikumpulkan hari Selasa, tanggal 1 November 2011. Setelah itu, beliau memberikan tugas membuat silabus mata diklat yang telah dibuat dengan isi didalamnya standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sarana/ sumber belajar, dan penilaian. Tugas silabus tersebut dikumpulkan pada hari Senin, 7 November 2011

Monday, October 24, 2011

REPORTASE 4 MANAJEMEN DIKLAT

MENYUSUN STRUKTUR PROGRAM PELATIHAN

Tanggal 17 oktober 2011, perkuliahan manajemen diklat dimulai pukul 08.30 WIB di ruang DS 306 FIP. Pada awal perkuliahan bapak Amril Muhammad selaku dosen kami, mereview tugas pada minggu kemarin. Selanjutnya beliau memanggil mahasiswa perkelompok sesuai dengan jabatan yang dibuat. Beliau memberikan penjelasan uraian tugas apa yang harus dimiliki pemilik jabatan tersebut. Setelah beliau selesai memberikan penjelasan, mahasiswa perkelompok memperbaiki tugas tersebut dengan menentukan mata diklat dan JPL nya. Karena keterbatasan waktu, tugas tersebut dikumpulkan keesokan harinya dengan format : nama lembaga, nama pimpinan, nama jabatan, posisi di struktur organisasi, uraian tugas, persyaratan pemegang jabatan, kompetensi utama, kompetensi pendukung, kompetensi lainnya, dan struktur kurikulum. Selesai memberikan format tugas yang harus dikerjakan, beliau memberikan penjelasan mengenai cara membuat silabus. Karena tugas mahasiswa selanjutnya adalah membuat silabus. Sekian reportase saya. Terima kasih..

Wednesday, October 12, 2011

REPORTASE 2 MANAJEMEN DIKLAT



STRUKTUR ORGANISASI

Jakarta, senin 3 oktober 2011. Perkuliahan dimulai pukul 08.30 – 11.00 di ruang 306 yang beretempat di kampus A fakultas ilmu pendidikan. Pada pertemuan kelima ini, bapak Amril Muhammad, SE., M.Pd selaku dosen mata kuliah manajemen diklat menjelaskan tentang strukutur organisasi. Pada pertemuan kali ini, beliau tidak menejelaskan secara terperinci mengenai struktur organisasi. Beliau hanya memberikan arahan mengenai struktur organisasi tersebut.

Setelah memberikan arahan, Pak Amril memberikan tugas untuk membuat struktur organisasi lembaga yang sudah kita buat sebelumnya pada saaat kuliah manajemen pemasaran pada semester 4. Saya langsung membuat struktur organisasi sesuai lembaga yang saya buat pada semester kemarin, yaitu tempat penitipan anak KIDSMILING. Awalnya bingung, harus membuat apa. Tetapi akhirnya selesai juga membuat struktur organisasi sesuai lembaga yang saya buat. Ternyata, tidak sampai situ. Setelah membuat struktur organisasi, Pak Amril memberikan tugas lagi yaitu membuat job description sesuai struktur organisasi yang telah dibuat. Banyak mahasiswa/i yang masih bingung dengan tugas ini. Akhirnya Pak Amril memberikan arahan seperti misalkan untuk pemimpin tertinggi memiliki tugas mengkoordinasikan. Pimpinan bawahan memiliki tugas memimpin/ membina. Dan untuk staff memiliki tugas membantu, menyusun, membuat, dll. Sambil memutar otak membuat job description, Pak Amril memberikan tugas lagi yaitu untuk membuat rancangan pelatihan dan pendidikan yang sesuai dengan struktur organisasi yang telah dibuat.

Akhirnya, selesai juga seluruh tugas yang diberikan oleh Pak Amril hari itu. Tugas langsung dikumpulkan, dan kuliah berakhir pukul 11.00 WIB. Dengan diberikannya tugas itu, saya dapat mengerti bagaimana cara membuat struktur organisai, membuat perincian tugas, dan pelatihan apa yang harus diberikan. Agar tujuan suatu lembaga itu dapat tercapai dengan baik.



Sunday, October 2, 2011

REPORTASE 1 MANAJEMEN DIKLAT


TRAINING DESIGN AND EVALUATION MODEL
Terdapat 5 alasan dilakukannya pelatihan. Pertama, ada kesenjangan antara kinerja aktual dengan kinerja ideal. Kedua, ada karyawan baru (job training). Ketiga, ada tekhnologi baru. Keempat, membangun budaya/corporate culture. Dan yang terakhir, promosi, mutasi (perpindahan ke jenjang yang setara).
Training design and evaluation model pertama membutuhkan need identifications. Need identifications itu meliputi mengidentifikasi masalah seperti melihat kinerja ada kesenjangan atau tidak. Menganalisis pekerjaan itu sendiri. Lalu, mengidentifikasi target/ kelompok/ populasi. Terakhir, menganalisis kebutuhan melalui survey, pengalaman, catatan dari atasan/ dokumen, atau wawancara.
Kedua, objectives setting (mengatur/ menata sasaran). Contohnya itu seperti apabila karyawan tidak masuk atau telat pekerjaannya akan terlambat dan menghambat pekerjaan karyawan lain. Syarat – syarat ( determination of entry requirements) persyaratan yang harus dipenuhi bila mengikuti penerimaan pekerjaan. Dilihat fisiknya sehat dan tidak buta warna, dan sikapnya harus tulus dan tekun. Setting of training objectives (mengatur kegiatan pelatihan) atau menetapkan sasaran. Menjadi apa nantinya? Dengan tujuan yang jelas akan mudah nantinya. Design of test (desain dari test yang diberikan) atau merancang tes. Ini dilakukan untuk bisa memastikan kemampuan yang dimiliki. Validation of objectives ( memvalidasi tujuan ). Proses ini untuk memastikan bahwa kita bisa mencapainya.
Ketiga, instruction design ( instruksi yang diberikan ). Menentukan desain pelatihan seperti apa yang cocok. Testing of instructional material, sebelum melakukan pelatihan, barang – barang yang diperlukan harus disiapkan. Production of instructional materials, seperti menyediakan bahan/ alat yang diperlukan dalam melakukan kegiatan.
Keempat, implementation. Planning of training facilities, merencanakan fasilitas menyiapkan tempat/ alat / bahan yang akan digunakan dalam pelatihan. Memilih pelatih yang cocok lalu diadakan kesepakatan dalam mengisi kegiatan atau seminar. Selection of trainees, siapa yang mengikuti pelatihan (diseleksi) apabila terlalu luas/ jauh jangkauannya harus diadakan seleksi. Conduct of training (pelatihan sesuai dengan desain)
Kelima, evaluation. Apakah hasil/ sasaran sesuai dengan harapan. Menganalisis hasil yang dicapai, apakah ada perubahan (analysis of achievment or objectives). Analysis of trainee job performance, evaluasi saat bekerja. Calculating of cost effectiveness of project, biaya pelatihan sepadan atau tidak.